Sabtu, 30 April 2011

G. Membawakan Acara dengan Bahasa yang Baik dan Benar, serta Santun


A.           Membawakan Acara
Membawakan acara adalah menyampaikan susunan acara kepada peserta atau hadirin yang mengikuti acara. Dalam membawakan acara, kita harus dapat menyesuaikan sikap kita terhadap acara yang sedang dijalani. Artinya, kita dapat membedakan sikap saat membawakan acara yang sifatnya gembira, sedih, dan khidmat.
Contoh bentuk membawakan acara tersebut adalah berikut.
Assalamualaikum Wr. Wb.

Bapak Kepala Depdiknas Provinsi Sumatra Selatan yang kami hormati, Bapak Wali Kota Kodya Palembang beserta seluruh tamu undangan yang saya muliakan, marilah kita panjatkan rasa syukur kita kepada Tuhan Yang Maha Esa. Atas segala kebaikan yang penyerahan penghargaan Guru Teladan Provinsi Sumatra Selatan.
Sebelum menginjak acara yang pertama, perkenankan kami, menyampaikan rangkaian acara penyerahan penghargaan Guru Teladan Provinsi Sumatra Selatan.
Acara yang pertama adalah pembukaan, kemudian dilanjutkan sambutan ketua panitia dan sambutan Wali Kota Kodya Palembang. Selanjutnya adalah acara inti, yaitu penyerahan penghargaan Guru Teladan Provinsi Sumatra Selatan oleh Kepala Depdiknas Provinsi Sumatra Selatan. Acara keempat, yaitu kesan dan pesan dari sang Guru Teladan. Acara kelima, yaitu lain-lain. Di pengujung acara akan kita tutup dengan doa bersama.

(Selanjutnya, penyampaian acara dapat diperinci sebagai berikut.)
1. Untuk mengawali acara kita kali ini, marilah acara ini kita buka dengan doa bersama. Berdasarkan keyakinan kita masing-masing, berdoa mulai.

2. Acara selanjutnya adalah sambutan. Sambutan yang pertama yaitu dari ketua panitia, yang akan disampaikan oleh Bapak Ir. Anwar Simatupang. Kepada Bapak Anwar kami persilakan.
(setelah sambutan selesai) Terima kasih kepada Bapak Anwar, dan sambutan yang kedua, yaitu oleh Wali
Kota Kodya Palembang. Kepada Bapak Wali Kota Kodya Palembang kami persilakan.

3. Hadirin yang terhormat, kini tibalah saatnya kita pada acara inti, yaitu telah Tuhan anugerahkan kepada kita bersama, kita dapat berkumpul di sini. Pada kesempatan ini, kami atas nama panitia dan keluarga besar MTs Mulia Darma mengucapkan terima kasih setulusnya atas kehadiran Bapak, Ibu, dan hadirin semuanya di Aula MTs Mulia Darma, dalam rangka penyerahan penghargaan guru teladan Provinsi Sumatra Selatan. Penyerahan penghargaan ini dilakukan oleh Bapak Kepala Depdiknas Provinsi Sumatra Selatan kepada Bapak Drs. Bahri Khaerudin, kepala MTs Mulia Darma Palembang. Kemudian acara dilanjutkan dengan penyampaian kesan dan pesan dari sang guru teladan. Kepada beliau Bapak Kepala Depdiknas dan Bapak Bahri Khaerudin kami persilakan.
                                                         
4. Demikian tadi acara penyerahan penghargaan serta kesan dan pesan yang disampaikan oleh guru teladan Provinsi Sumatra Selatan tahun ini, Bapak Drs. Bahri Khaerudin. Hadiran yang terhormat, menginjak acara kita selanjutnya, yaitu lain-lain. Pada acara ini kita akan beristirahat sejenak untuk menyaksikan penampilan grup band “Motivasi” MTs Mulia Darma. Kepada grup band “Motivasi” dan panitia yang bertugas kami persilakan.

5. Hadirin sekalian, tibalah saatnya kita sampai pada pengujung acara ini, yaitu penutup. Sebelum acara ini kita tutup, sekali lagi kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh hadirin yang berkenan mengikuti acara ini. Kami atas nama panitia mohon maaf atas segala kekurangan berkaitan dengan pelaksanaan acara ini. Akhir kata, marilah acara ini kita tutup dengan doa bersama. Hadirin yang terhormat, berdoa dimulai. (setelah doa selesai) Sekian dari kami,

Wassalamualaikum, Wr. Wb.

          Membacakan acara harus dilakukan dengan baik. Terkadang, sebuah kesuksesan acara ditentukan oleh seorang pembawa acara. Maka itu, dalam membawakan sebuah acara perlu memerhatikan beberapa hal. Adapun hal yang perlu kita perhatikan dalam membawakan sebuah acara antara lain berikut.
1. Penggunaan bahasa yang santun dan komunikatif.
2. Mengucapkan salam, ucapan terima kasih, serta sapaan
dengan tepat.
3. Menyampaikan acara sesuai urutan acara dengan benar.
4. Menumbuhkan kesan berkomunikasi dengan hadirin atau
peserta.
5. Menerapkan intonasi dan artikulasi yang tepat.
Dengan memerhatikan beberapa hal di atas, kalian tentu akan dapat membawakan acara dengan baik.

Asep Yudha, Siti Aminah. 2008. Berbahasa dan Bersastra Indonesia 2 : Jakarta : Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional.Hal 129

















B.  Membawakan Acara untuk Berbagai Kegiatan
Dengan membawakan acara untuk berbagai kegiatan, kamu akan mampu membawakan acara dengan bahasa yang komunikatif. Profesi pembawa acara mulai menjadi incaran banyak orang.
Daya tarik utamanya adalah popularitas. Dengan menjadi pembawa acara, kamu akan lebih banyak dikenal orang.
1. Menyusun Acara
Peringatan hari bersejarah ditandai oleh adanya kegiatan. HUT kemerdekaan RI, misalnya, menjadi ajang kegiatan di antero negeri ini. Ada kerja bakti, jalan sehat, dan beraneka macam lomba. Rangkaian kegiatan itu diakhiri dengan resepsi. Nah, di resepsi inilah kita perlu menyusun acaranya.
Isi resepsi HUT kemerdekaan RI cukup banyak dan beragam. Dari sambutan, penerimaan hadiah, sampai hiburan. Yang memberikan sambutan tidak cukup satu, bukan? Belum lagi peserta lomba. Makin banyak jenis lombanya, makin banyak orang yang naik panggung. Itu pun harus digilir dan disesuaikan dengan jenis lombanya. Bagaimana dengan hiburannya? Wah, tentu semakin banyak orang dan jenis hiburan yang ingin ditampilkan di panggung. Inilah yang membuat pembawa acara harus pandai-pandai menyusun acaranya.
2. Menguraikan Butir Acara
Setelah acara tersusun, pembawa acara mulai mempersiapkan apa yang akan diutarakan kepada hadirin. Bahasa yang digunakan oleh pembawa acara harus mudah dipahami dan menarik.
Perhatikan contoh berikut!
“Bapak-bapak dan Ibu-ibu yang Kami hormati. Saudara-saudara sebangsa dan setanah
air. Marilah kita buka peringatan HUT kemerdekaan RI ini dengan pekikan kata merdeka tiga
kali.
Merdeka!
Merdeka!
Merdeka!
Pekik merdeka inilah yang menandai semangat juang para pahlawan kita. Sebelum kemerdekaan teraih, pantang bagi mereka menyerah. Semangat juang seperti inilah yang membuat kita, generasi sesudah, tidak henti-hentinya dan tidak bosan-bosannya menyelenggarakan peringatan HUT RI. Tidak lain dan tidak bukan demi meneladani semangat para pahlawan kemerdekaan itu.

Yulianti, Wahono.2008. Bahasa Indonesia. Jakarta: Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional.Hal 103
C.      Membawakan Acara

Pembawa acara atau MC (Master of Ceremoni) mempunyai tugas penting dalam pelaksanaan suatu acara. Mengapa? Karena pembawa acara merupakan orang yang harus mampu menciptakan susana akrab, tertib dan meriah. Selain itu, juga bertanggung jawab atas lancarnya acara demi acara.
Ada beberapa hal yang harus diperhatikan pembawa acara, yaitu:
a. Pelafalan
Pembawa harus mampu melafalkan /mengucapkan
bunyi-bunyi bahasa secara tepat.
Contoh: Saudara ---> bukan sodara
Mufakat ---> bukan mupakat
b. Diksi
Pembawa acara hendaknya mampu memilih kata yang disesuaikan dengan pendengarnya. Kata-kata yang digunakan tepat, jelas, dan bervariasi. Hal yang paling penting adalah mudah dimengerti.
Contoh: Kata ‘kerja sama’ lebih mudah dimengerti dari pada ‘sinergi’ Kata ‘tepat’ lebih mudah dari kata ‘efektif’ Kata ‘hemat’ lebih mudah dari kata ‘efisien’
c. Intonasi
Intonasi meliputi tekanan, nada, tempo, dan jeda. Tekanan menyangkut keras lembutnya suara, nada berkaitan dengan tinggi rendahnya suara, tempo berhubungan dengan cepat lambatnya bicara, dan jeda menyangkut penghentian.
d. Penampilan
Pembawa acara harus percaya diri, jangan terlihat ragu-ragu dan mampu bersikap santun. Kesantunan sikap akan menimbulkan rasa simpati.

Berikut ini contoh susunan acara perpisahan siswa kelas IX
1. Pembukaan oleh pembawa acara
2. Sambutan dari kepala sekolah
3. Pengumuman lulusan terbaik
4. Sambutan ketua OSIS
5. Hiburan
6. Penyerahan kenang-kenangan
7. Penutup

MARYATI, Sutopo.2008. Bahasa dan Sastra Indonesia 2. Jakarta : Pusat Perbukuan, Departemen
Pendidikan Nasional. Hal 74


D.  Membawakan Acara

Kamu pasti mengenal nama Tantowi Yahya. Di mana kamu mengenalnya? Ya, benar. Di berbagai siaran televisi kita dapat mengenalnya, baik pada saat dia membawakan acara kuis, acara hiburan musik, maupun acara pemilihan putri Indonesia. Dia sangat piawai membawakan berbagai acara, baik acara yang bernada gembira maupun yang sedih. Coba cermati ketika dia membawakan acara kuis. Penonton dan tentunya peserta kuis dibuat berdebar-debar menantikan kelanjutan setiap tahap acara yang disuguhkan.
Dalam membawakan acara hiburan musik, dia juga dapat membawa penonton larut dalam suasana acara yang dibawakannya. Dari layar televisi kita dapat menyaksikan penonton yang di studio larut mengikuti pengarahannya. Mereka tampak bergembira bersama-sama diiringi alunan musik.
Bahkan, pada acara yang bersifat resmi, dia tampil sangat memukau. Pada acara Pemilihan Putri Indonesia dia selalu yang menjadi presenternya. Dengan kemampuan bahasa Inggris dan bahasa Indonesia yang baik, dia dapat menjadi jembatan antara penonton yang membutuhkan hiburan, panitia yang menginginkan kesuksesan acara, dan dewan juri yang ingin mengetahui kemampuan peserta.
Berkaitan dengan hal itu, berikut ini kamu akan belajar untuk dapat menjadi pembawa acara. Untuk mewujudkan hal itu, aktivitas pembelajaran yang harus kamu lakukan untuk menguasai kompetensi menjadi pembawa acara adalah (1) memahami penjelasan dan latihan; (2) memahami paparan teori atau petunjuk, yang berupa mengenali ragam acara, mengenali langkah membawakan acara, dan membawakan acara dalam berbagai peristiwa; (3) menyaksikan penampilan pembawa acara dalam berbagai peristiwa sebagai sumber bahan untuk memperluas wawasan; dan (4) mengerjakan latihan.
Pada bagian akhir, kamu akan menjumpai kegiatan refleksi.

Mengenali Langkah dalam Membawakan Acara
Peristiwa        : perpisahan kelas IX SMPN 5 Surabaya
Pendengar     : orang tua/wali murid kelas IX, undangan, guru, kepala sekolah,
  murid kelas IX, VIII, dan VII.
Lokasi            : di aula sekolah
Acara              : 1. Pembukaan
  2. Sambutan (kepala sekolah, wakil kelas III, wakil orangtua)
  3. Penerimaan hadiah untuk siswa berprestasi
  4. Hiburan
  5. Penutup

Amati contoh susunan acara dan kalimat-kalimat yang dibawakan pembawa acara berikut! Perhatikan cara menyapa, membuka acara, mempersilakan, menghubungkan antaracara, mengulas/mengomentari acara, dan menutup acara!1
PEMBUKAAN
Bapak Kepala Sekolah yang terhormat,
Bapak/Ibu Guru yang saya hormati,
Para undangan yang saya hormati, dan siswa-siswa SMP Negeri 5 Surabaya yang saya cintai

Assalamualaikum wr. wb.!
Marilah kita panjatkan puji syukur ke hadirat Tuhan Yang Mahakuasa yang telah melimpahkan rahmat-Nya kepada kita semua. Hanya dengan rahmat-Nya semata, pada hari ini kita dapat melaksanakan acara pelepasan siswa-siswa kelas III SMP 5 Surabaya tahun 2007. Marilah kita awali acara ini dengan doa agar apa yang kita lakukan hari ini dapat membawa kebaikan bagi kita semua. Berdoa mulai ….

PENGANTAR UNTUK SAMBUTAN KEPALA SEKOLAH
Hadirin yang berbahagia …..
Kita ikuti acara kita yang pertama yaitu sambutan Kepala Sekolah SMPN 5 Surabaya. Yang terhormat Drs. Ahmad Fatoni, M.Pd. saya persilakan....

PENGANTAR UNTUK SAMBUTAN WAKIL WALI MURID
Demikianlah sambutan kepala sekolah yang berintikan sebuah harapan agar siswa-siswa kelas IX berhati-hati dalam menapaki jenjang yang lebih tinggi. Selanjutnya, marilah kita dengarkan harapan orangtua yang akan diwakili oleh Ibu Endah Harsiyati. Saya persilakan!

PENGANTAR UNTUK SAMBUTAN WAKIL SISWA KELAS III
Dua bentuk harapan telah kita dengarkan. Sekarang tiba saatnya kita dengarkan sambutan wakil dari kelas IX yang akan diwakili oleh Nuzla Aimmatu Rasyida. Saya persilakan!

PENGANTAR UNTUK PENERIMAAN HADIAH
Hadirin yang saya muliakan,
Dalam menempuh ujian akhir tahun ini, siswa SMPN 5 Surabaya telah mengukir prestasi akademik yang gemilang. Nilai tertinggi tahun ini dicapai oleh teman kita Harris Amrullah dari kelas IXa. Juara 2 dicapai oleh Nastiti dari kelas IIId, dan juara 3 dicapai oleh Alfado Kasroh dari kelas IXe. Saya persilakan ketiganya naik ke atas pentas untuk menerima penghargaan. Untuk menyerahkan penghargaan, saya persilakan Kepala Sekolah SMPN 5 menuju ke atas pentas. ..................................................................
.........
Terima kasih, Bapak Kepala Sekolah dan para pemenang dipersilakan duduk kembali.

PENGANTAR UNTUK HIBURAN
Beberapa acara telah kita lalui bersama. Sekarang tibalah kita pada acara yang kita nantikan, yakni Acara HIBURAAAAAAAN! Siswa-siswi SMPN 5 Surabaya akan menunjukkan kreasi terbaiknya. Sebagai pembuka, kita sambut tari YAPONG yang akan dibawakan dara-dara cantik dari kelas VIIa. TEPUK TANGAN YANG MERIAH untuk mereka.
……………………………..
Demikianlah penampilan menarik dari kelas VIIa. Selanjutnya, kelas VIIb tak mau kalah. Gadis manis yang telah menyabet berbagai penghargaan lomba menyanyi ini akan memperdengarkan suara emasnya. Hadirin, tepuk tangan untuk NANDAAAAAA!
…………………………………………………………………………………
Luuuuaaaar biasaa …..! Tepuk tangan sekali lagi untuk Nanda. Hadirin …., sungguh hari ini hari yang sangat bermakna bagi kelas IX. Semua ingin mempersembahkan yang terbaik untuk mereka. Untuk melengkapi suasana yang cukup hangat ini, saya yakin Anda setuju kalau kita goyang panggung ini dengan tari poco-poco yang akan dibawakan oleh kelompok penari dari kelas VIIc. Kita sambut mereka dengan tepuk tangan yang meriah!

PENGANTAR UNTUK PENUTUP
Tak terasa tiga jam telah kita lewati bersama. Berbagai rangkaian acara telah kita nikmati. Tibalah saatnya kita akan mengakhiri acara ini. Mudah-mudahan acara hari ini memberi kesan mendalam bagi kita semua. Sebagai pembawa acara saya mohon maaf jika ada hal yang kurang berkenan. Jayalah terus siswa SMPN 5! Terus maju meraih cita di ujung sana!

Membawakan Acara dalam Berbagai Peristiwa

Pembawa acara yang baik dituntut memiliki
• penghayatan yang sempurna
• pengartikulasian yang jelas serta lafal, intonasi, dan jeda yang tepat
• kelancaran pengucapan
• ekspresi
• pernapasan yang baik
Bagi pembawa acara, penghayatan terhadap isi pembicaraan dapat memengaruhi emosi atau tindakan pendengarnya. Jika pembawa acara membaca teks, diperlukan improvisasi bagi pembacanya agar tampil menarik. Improvisasi dapat berupa kata pengantar sebelum bagian inti. atau iringan musik.
Di samping itu, secara umum pembawa acara yang baik dituntut memiliki artikulasi yang jelas serta lafal, intonasi, dan jeda yang tepat.
 Ada lagi unsur yang penting dalam membawakan acara, yaitu kelancaran pengucapan. Di samping itu, masih disyaratkan pula bagi pembawa acara agar tampil sukses, yaitu ekspresi. Bagian ini tampak pada gerak/pancaran wajah (mimik) atau gerak lainnya.
 Setelah kamu perhatikan penjelasan tersebut, tugasmu adalah merencanakan suatu kegiatan. Lakukan dalam kerja kelompok! Setiap kelompok menunjuk seorang yang akan menjadi pembawa acara dan yang lain sebagai orang-orang yang akan terlibat dari suatu acara.
Tentukan konteks sebuah acara. Tulis acaranya! Buat kalimat-kalimat untuk membuka, menyuruh, mengomentari, dan menutup acara. Bacalah kalimat-kalimat tersebut! Bayangkan kamu sedang menjadi pembawa acara perpisahan tersebut!
Bacalah sekali lagi naskah yang kamu susun! Tandailah kata yang ditekankan dengan garis bawah (_____), tanda // untuk hentian setiap satuan makna (frasa), dan tanda # untuk akhir kalimat!

Perhatikanlah contoh berikut!

Yang terhormat Kepala SMPN 5 Surabaya ….//
Bapak/Ibu Guru yang saya muliakan ….//
Bapak/Ibu Wali Murid yang saya hormati ….//
Yang tersayang siswa-siswa SMPN 5 Surabaya yang saya cintai#

Kisyani Laksono,2008. Contextual Teaching and Learning Bahasa Indonesia Jakarta: Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional. Hal 175






























E.         Membawakan Acara
Kamu tentu sering mengikuti kegiatan pentas seni, peringatan hari besar nasional, peringatan hari besar keagamaan, perpisahan, perayaan ulang tahun, dan lain-lain. Bahkan, tidak jarang kamu terlibat dalam pelaksanaan kegiatan seperti itu. Acara dalam pelaksanaan kegiatan biasanya sudah disusun dengan baik dengan tujuan agar dalam pelaksanaannya semua dapat berjalan dengan lancar. Agar acara berlangsung dengan baik, perlu ditunjuk seseorang untuk membawakan acara yang sudah dipersiapkan itu.

Pembawa acara atau sering disebut pewara adalah orang yang bertugas membawakan suatu upacara dengan membacakan dan mengatur jalannya acara dalam suatu kegiatan. Pembawa acara merupakan orang yang pertama tampil dan berbicara, sebelum pembicara-pembicara utama berbicara atau berpidato. Sebagai orang pertama yang berbicara, pembawa acara harus mampu menarik perhatian pendengar. Tugas pembawa acara berbeda dengan tugas pengarah acara. Tugas pengarah acara lebih luas daripada pembawa acara. Pengarah acara bertugas merencanakan secara detil acara yang akan diselenggarakan mulai dari persiapan, personal yang akan terlibat, serta waktu efektif yang akan digunakan.

1. Hal-hal yang harus diperhatikan dalam membawakan acara:
a. Menyampaikan salam pembuka.
b. Menyapa hadirin.
c. Mengajak hadirin memanjatkan puji dan syukur kehadirat Tuhan Yang Maha    Esa.
d. Memohon perkenan kepada hadirin untuk membacakan susunan acara.
e. Membawakan acara demi acara dengan bahasa yang baik, benar, serta memperhatikan santun berbahasa.
f. Menyampaikan ucapan terima kasih kepada hadirin atas perhatian yang diberikan, serta permohonan maaf kepada hadirin atas segala kesalahan yang mungkin dilakukan dalam membawakan acara.
g. Menutup acara dengan menyampaikan salam penutup.

2. Mencermati Contoh Untaian Ucapan Pembawa Acara
Agar kamu memperoleh gambaran yang jelas dalam membawakan suatau acara, cermatilah contoh ucapan pembawa acara berikut ini!

PEMBAWA ACARA
PADA PENTAS SENI DALAM RANGKA
PERINGATAN HARI PRAMUKA
Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Bapak camat beserta stafnya, bapak Kepala Desa beserta hadirin sekalian yang kami hormati.
Hanya dengan karunia Allah sajalah kita dapat berkumpul di Aula ini, semoga pertemuan pada hari ini mendapat rida dari Allah SWT.
Hadirin sekalian yang berbahagia.
Kami selaku panitia Hari Pramuka mengucapkan Salam Pamuka. Dengan memperingati hari Pramuka berarti kita mengenang perjuangan kepanduan bangsa Indonesia. Dengan bertambahnya usia kepanduan ini kita tingkatkan aktifitas kerja kita, kita galang persatuan dan persatuan bangsa.
Hadirin yang berbahagia untuk menyingkat waktu, langsung saja kami bacakan susunan acara yang berlangsung pada hari ini.
1. Pembukaan
2. Saambutan-sambutan
- Sambutan dari ketua panitia.
- Sambutan dari Bapak Camat.
3. Doa
4. Istirahat
5. Pentas seni
6. Penutupan
Demikianlah serangkaian acara yang akan berlangsung pada hari ini. Sebelum acara ini kita langsungkan, marilah kita buka acara ini dengan bacaan basmalah, BISMILLAHIRROHMAANIRROHIM.
Menginjak acara yang kedua yaitu sambutan-sambutan, sambutan pertama akan disampaikan ketua panitia. Bapak Musfardi dipersilahkan.
SAMBUTAN KETUA PANITIA PELAKSANA.
Sambutan kedua disampaikan Camat ..... Yth. Bapak Drs. Nasrudin dipersilahkan.
  SAMBUTAN DARI BAPAK CAMAT.
 Acara ketiga adalah doa. Doa akan disampaikan oleh KH. Misbah Munir. Yth. KH. Misbah Munir dipersilakan.
   DOA BERSAMA
Acara keeempat adalah rehat. Ibu, Bapak, dan hadirin yang kami hormati, kita rehat kurang lebih 15 menit. Ibu, Bapak, dan hadirin dipersilakan menikmati kudapan yang telah kami sediakan.
  ACARA REHAT
Kami kira acara istirahat sudah selesai, dan marilah kita ikuti acara selanjutnya adalah pembacaan doa. Marilah kita berdo'a kepada Allah SWT semoga resepsi pramuka ini mendapat berkah dan rida dari Allah SWT. Pembacaan doa kali ini akan disampaikan oleh yang terhormat
bapak KH. Misbah Munir, kepadanya di persilahkan.
Ibu, Bapak, dan hadirin yang berbahagia, waktu rehat sudah habis. Mari kita masuki acara yang kita tunggu-tunggu, PENTAS SENI. Ibu dan Bapak akan mendapat aneka suguhan yang menarik, baik tari, menyanyi, pantomim, dan sebagainya. Selamat mengapresiasi.
  PENTAS SENI.
Ibu, Bapak, dan hadirin yang berbahagia. Acara demi acara telah kita laksanakan dan sampailah kita di penghujung acara, PENUTUPAN. Penutupan akan disampiakan oleh Ketua OSIS SMP Tunas Karya. Kepada Saudara Piawai Wicaksono dipersilakan.
  PENUTUPAN
Ibu, Bapak, dan hadirin yang kami hormati. Saya selaku pewara, apabila ada hal-hal yang kurang berkenan, saya mohon maaf yang sebesar-besarnya.

Wassalamu'alaikum Wr. Wb.


Sarwiji, Sutarmo.2008. Bahasa Indonesia 2. Jakarta : Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional.
Hal 176









































F. Membawakan Acara
Membawakan acara adalah tugas seorang pemandu acara/pembawa
acara. Pembawa acara juga disebut presenter, MC (master of ceremony), host,
dan VJ (video jockey). Pembawa acara memandu acara dari awal sampai
akhir. Pembawa acara yang membawakan acara harus mempunyai sikap
yang baik sehingga meninggalkan kesan yang baik pula pada peserta acara.
Hal tersebut berpengaruh pada kesuksesan acara yang diselenggarakan.
Dalam membawakan acara, seorang pembawa acara hendaknya
menggunakan bahasa yang baik, benar, dan santun. Bahasa yang baik dan
benar merupakan bahasa yang sesuai dengan kaídah bahasa yang berlaku,
mudah dipahami, serta sesuai dengan situasi dan kondisi. Selain itu,
pembawa acara wajib menggunakan bahasa yang santun sehingga tidak
menyinggung perasaan pihak tertentu.
Berikut contoh penggunaan bahasa yang baik, benar, dan santun dalam
membawakan acara.
Selamat pagi para pemirsa setia acara “Cerdas Cermat ala Anak Pintar” Bersama saya Pratiwi Romansa. Seperti biasanya acara ”cerdas cermat” ini akan diikuti oleh teman-teman cerdas kamu dari sekolah-sekolah unggulan nasional dan internasional. Mereka akan berkompetisi beradu pengetahuan dan wawasan untuk memperebutkan beasiswa sekolah ke Señor High School di Melbourne, Australia.

Dwi Hariningsih, Bambang Wisnu, Septi Lestari.2008. Membuka jendela ilmu pengetahuan dengan bahasa dan sastraIndonesia 2.Jakarta : Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional.Hal 103





























G. Membawakan Acara dengan Bahasa yang Baik
dan Benar, serta Santun

Apakah kamu pernah menjadi pembawa acara dalam sebuah pertemuan? Suatu saat mungkin kamu ditugasi oleh sekolah maupun organisasi di daerahmu untuk memandu sebuah acara. Sukses tidaknya acara, salah satunya, ditentukan oleh kemahiran seorang pembawa acara dalam membawakan acara.
Apabila ditugasi menjadi pembawa acara, tugasmu ialah membuka acara, memandu jalannya acara agar berjalan lancar dari awal sampai akhir, dan menutup acara tersebut.
Hal-hal yang perlu kamu perhatikan apabila menjadi pembawa acara, di antaranya, sebagai
berikut.
1. Pelajari terlebih dahulu susunan acara yang akan dilalui.
2. Sesuaikan penampilanmu dengan konteks acara. Acara itu bersifat resmi atau santai,
siapa sajakah peserta acara tersebut.
3. Gunakan bahasa Indonesia dengan baik dan benar serta santun.

Perhatikan ilustrasi penampilan seorang pembawa acara berikut!

Hadirin yang berbahagia. Atas nikmat Tuhan Yang Mahakuasa, di pagi yang ceria ini kita berkumpul dalam sebuah wadah keluarga besar SMP Harapan Bangsa. Ini merupakan acara syukur atas keberhasilan kelas IX dalam menuntaskan studi di tingkat SMP dan acara haru karena sebentar lagi mereka akan meninggalkan SMP tercinta ini.
Sebelum acara ini dimulai, terlebih dahulu saya bacakan susunan acara Pelepasan Siswa Kelas IX SMP Harapan Bangsa.
1. Pembukaan
2. Sambutan
a. Perwakilan kelas IX oleh mantan Ketua OSIS dan Ketua Majelis     Perwakilan Kelas (MPK) Saudara Titok Sumajianto
b. Perwakilan siswa kelas VII dan VIII oleh Ketua OSIS Saudari Mimin Supriyati
c. Perwakilan orangtua siswa kelas IX oleh Bapak Siswanto
3. Pidato kepala sekolah

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar